Iklan
Kembali

Fasisme tidak Datang dengan Seragam, Tetapi Melalui Kebencian terhadap kebenaran

Bongkar Tanah Editor: 2 Bulan lalu Opini 237 views
Fasisme tidak Datang dengan Seragam, Tetapi Melalui Kebencian terhadap kebenaran

Dalam situasi seperti itu, Institusi demokrasi memang masih berdiri. Pemilu tetap berlangsung. Parlemen tetap bersidang. Pengadilan tetap membuka persidangan. Namun substansinya perlahan menghilang karena seluruh mekanisme diarahkan untuk melayani kepentingan kekuasaan.

Musuh Pertama Fasisme Adalah Kebenaran

Data yang bertentangan dengan narasi resmi dianggap mengganggu. Penelitian dikritik bukan karena metodologinya, melainkan karena hasilnya. Pers kehilangan Independensi, Akademisi dicap berpihak, Aktivis diberi Stigma sebagai stabilitas. Setiap pemerintah yang cenderung otoriter memiliki satu kesamaan: Ketidak nyamanan terhadap Fakta. Ketika masyarakat tidak lagi mampu membedakan fakta dan opini, ruang publik berubah menjadi arena Propaganda. Di era media sosial, kondisi ini semakin berbahaya. Informasi tidak lagi dinilai berdasarkan kebenarannya, tetapi berdasarkan seberapa sering dibagikan, seberapa emosional isinya, atau siapa tokoh yang mengucapkan nya.

Artikel Terkait