SELL INDONESIA? Ketika Pasar Global Menguji Jalan Ekonomi Nasionalis Prabowo

Rekomendasi Objektif, kebijakan ini berpotensi meningkatkan daya tawar Indonesia di mata Global pastinya tetapi hanya jika didukung oleh; Transparansi tata kelola (terutama Danantara & BUMN), Kepastian hukum bagi investor (jangan Policy reversal), sistem digital yang anti – bottleneck (untuk DHE & satu pintu) tanpa itu kebijakan yang berniat baik justru bisa menjadi bumerang fiskal. Menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin hanya menjadi wasit, tetapi juga pemain utama dalam pembangunan ekonomi. Bagi pendukung nya, langkah ini adalah koreksi terhadap model ekonomi lama yang dianggap terlalu bergantung pada pasar Global. Namun bagi sebagian investor internasional perubahan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kepastian usaha dan kebebasan pasar.
Pasal 33 Versus Neoliberalisme : Jika dicermati lebih dalam, persoalan ini bukan sekedar soal saham atau rupiah ini adalah pertarungan dua paradigma ekonomi. Disatu sisi terdapat paradigma neoliberal yang percaya bahwa pasar adalah mekanisme terbaik untuk mengalokasikan sumber daya. Dalam paradigma ini ;
a. Negara sebaiknya tidak terlalu dominan
b. Arus modal harus bebas bergerak
c. Perdagangan harus terbuka
d. Kompetisi menjadi penggerak utama efisiensi





