Meningkatnya Kelaparan di Amerika Serikat: Krisis Kapitalisme Neoliberal dan Pelajaran bagi Indonesia


PONTIANAK, 05 Juni 2026 - Meningkatnya Kelaparan di Amerika Serikat: Krisis Kapitalisme Neoliberal dan Pelajaran bagi Indonesia
Di tengah citranya sebagai negara terkaya di dunia, Amerika Serikat menghadapi paradoks yang semakin mencolok: jutaan warga mengalami ketidakamanan pangan, sementara kekayaan segelintir orang terus meningkat. Fenomena ini bukan sekadar masalah kenaikan harga pangan atau berakhirnya bantuan sosial pasca pandemi, melainkan mencerminkan kontradiksi yang lebih dalam dalam sistem ekonomi kapitalisme neoliberal.
Peran Negara yang Menyusut
Di masa lalu, kebijakan New Deal di bawah Franklin D. Roosevelt memperkuat perlindungan sosial dan hak-hak pekerja. Namun dalam era neoliberal, banyak fungsi negara bergeser dari pelindung kesejahteraan publik menjadi fasilitator akumulasi modal. Bantuan pangan seperti SNAP memang masih ada, tetapi sering menjadi sasaran pengurangan anggaran. Ketika inflasi meningkat dan biaya hidup melonjak, jutaan keluarga menjadi semakin rentan terhadap kelaparan. Meningkatnya Kelaparan di Amerika Serikat: Krisis Kapitalisme Neoliberal dan Pelajaran bagi Indonesia
Di tengah citranya sebagai negara terkaya di dunia, Amerika Serikat menghadapi paradoks yang semakin mencolok: jutaan warga mengalami ketidakamanan pangan, sementara kekayaan segelintir orang terus meningkat. Fenomena ini bukan sekadar masalah kenaikan harga pangan atau berakhirnya bantuan sosial pasca pandemi, melainkan mencerminkan kontradiksi yang lebih dalam dalam sistem ekonomi kapitalisme neoliberal.
Kapitalisme Neoliberal dan Krisis Distribusi





