Iklan
Kembali

DI BALIK PENCOPOTAN DADAN HINDAYANA:

Bongkar Tanah Editor: 1 Hari lalu Opini 68 views
DI BALIK PENCOPOTAN DADAN HINDAYANA:

Pemerintah secara resmi menyebut pergantian pimpinan dilakukan setelah proses monitoring dan evaluasi selama sekitar 1,5 tahun. Menurut penjelasan Menteri Sekretaris Negara, evaluasi tersebut mencakup aspek kedisiplinan terhadap SOP, tata kelola kelembagaan, dan kualitas pelaksanaan program MBG. Pemerintah belum menyampaikan adanya pelanggaran hukum atau kasus korupsi yang menjadi dasar pencopotan. Namun fakta bahwa Presiden melakukan pergantian total terhadap pucuk pimpinan BGN menunjukkan adanya kebutuhan untuk melakukan percepatan dan pembenahan organisasi. Dalam bahasa birokrasi, langkah seperti ini biasanya menunjukkan bahwa Presiden menginginkan hasil yang lebih cepat dibanding capaian yang telah diperoleh.

Antara Capaian dan Kritik

Tidak adil jika melihat periode kepemimpinan Dadan hanya dari sisi kontroversi.

Dalam berbagai laporan resmi BGN, program MBG berhasil memperluas jaringan pelayanan gizi nasional melalui ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), memperluas jumlah penerima manfaat, serta menciptakan rantai pasok yang melibatkan koperasi, UMKM, dan ekonomi lokal.

Namun di saat yang sama, sejumlah persoalan juga muncul. Beberapa insiden keamanan pangan sempat menjadi perhatian publik. Berbagai kasus keracunan makanan yang dikaitkan dengan program MBG memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pengawasan, standar operasional, dan kesiapan infrastruktur pelaksanaan program di lapangan.

Artikel Terkait