Ribuan Dapur Disuspensi, 85 Insiden dalam Sebulan: Mengapa Prabowo Akhirnya \'Eksekusi\' Pimpinan BGN


Jakarta, 3 Juni 2026 – Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi salah satu peristiwa politik dan birokrasi paling mengejutkan tahun ini. Hingga beberapa jam sebelum pengumuman resmi dilakukan, Dadan masih terlihat mendampingi Presiden dalam kegiatan peninjauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun pada malam harinya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden telah memutuskan mengganti pimpinan BGN .
Fakta di Balik Restrukturisasi
Perombakan Total Pucuk Pimpinan BGN
Dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam, Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden tidak hanya mencopot Dadan Hindayana, tetapi juga kedua wakilnya: Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
Struktur kepemimpinan BGN yang baru:
1. Kepala BGN: Nanik Sudaryati Deyang (sebelumnya Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi)
2. Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari
3. Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono
Pemerintah menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pejabat lama, khususnya dalam membangun pondasi awal BGN .
Alasan Resmi Pencopotan: Evaluasi 1,5 Tahun
Pemerintah secara resmi menyebut pergantian pimpinan dilakukan setelah proses monitoring dan evaluasi selama kurang lebih 1,5 tahun. Berdasarkan penjelasan Menteri Sekretaris Negara, evaluasi tersebut mencakup tiga aspek utama :
1. Kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP)
2. Kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola kelembagaan





