Misteri Angka: Berapa Banyak Yayasan yang Terafiliasi dengan Korupsi BGN?

Kejagung telah mengungkap modus operandi yang sistematis. Yayasan-yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG ternyata tidak memenuhi syarat kelayakan mereka lolos karena pengaturan verifikasi di portal mitra BGN dengan atensi langsung dari para tersangka.
Lebih dalam lagi, Kejagung menemukan bahwa yayasan-yayasan tersebut dimiliki atau dikendalikan oleh ketiga tersangka melalui orang lain (nominee). Bentuk terafiliasinya adalah berarti yayasan-yayasan itu adalah bisa dibilang milik, milik melalui orang lain, jelas Syarief.
Dengan kata lain, Dadan, Sony, dan Lodewyk tidak sekadar mengintervensi mereka diduga membangun jaringan yayasan sendiri di berbagai daerah untuk mengeruk keuntungan dari anggaran negara yang sangat besar (Rp85,27 triliun pada 2025 dan Rp268 triliun pada 2026).
Satu Petunjuk: Ribuan SPPG
Dalam pemberitaan Suara.com, judul artikel secara eksplisit menyebut RIBUAN SPPG yang diduga terafiliasi dengan Dadan Hindayana. Meskipun redaksi tidak mencantumkan angka pastinya, kata RIBUAN memberikan indikasi bahwa lingkup afiliasi ini jauh lebih besar dari sekadar puluhan yayasan. Apakah ini berarti ada ribuan yayasan, atau satu yayasan bisa mengelola beberapa SPPG sekaligus?
Konteks yang relevan: Sebelum kasus ini meledak, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana pernah mengungkapkan bahwa *satu yayasan mitra MBG maksimal mengelola 10 dapur (SPPG) di provinsi yang sama. Dengan asumsi ini, jika ada RIBUAN SPPG yang terafiliasi, jumlah yayasan yang terlibat bisa mencapai ratusan.
ICW: Gambaran Besar Sebelum Kasus Meledak





