Iklan
Kembali

Badan Gizi Nasional: Tinjauan 1,5 Tahun Program Makan Bergizi Gratis

Bongkar Tanah Editor: 1 Hari lalu Opini 59 views
Badan Gizi Nasional: Tinjauan 1,5 Tahun Program Makan Bergizi Gratis

Setiap SPPG harus memenuhi standar keamanan pangan yang ketat agar makanan yang disalurkan aman dikonsumsi dan memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat.

3. Pengawasan dan Akuntabilitas

Program berskala nasional memerlukan sistem pengawasan yang kuat untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

4. Sinergi Antar Lembaga

Penanganan masalah gizi tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Diperlukan kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan masyarakat.

Hubungan MBG dengan Upaya Penurunan Stunting

Salah satu tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis adalah mendukung percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi stunting nasional turun dari 24,4% pada 2021 menjadi 21,6% pada 2022 dan kembali menurun menjadi sekitar 21,5% pada 2023. Meski menunjukkan tren positif, angka tersebut masih berarti jutaan anak Indonesia menghadapi risiko gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis.

Kementerian Kesehatan berulang kali menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan intervensi spesifik dan sensitif secara bersamaan. Dalam berbagai publikasi resmi, Kemenkes menyampaikan bahwa pemenuhan gizi yang cukup pada ibu hamil, bayi, dan anak merupakan faktor penting dalam mencegah stunting.

Para ahli menekankan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan makanan. Faktor lain yang turut berpengaruh meliputi:

Artikel Terkait