Ribuan Dapur Disuspensi, 85 Insiden dalam Sebulan: Mengapa Prabowo Akhirnya \'Eksekusi\' Pimpinan BGN

Berdasarkan data per Januari 2026:
- 21.102 SPPG beroperasi di seluruh Indonesia
- 59,86 juta penerima manfaat (termasuk tenaga pendidik)
- Dana operasional harian: Rp 855 miliar
- Realisasi anggaran: Rp 17,398 triliun (per 16 Januari 2026)
Target tahun 2026:
- 28.000 SPPG di wilayah aglomerasi
- 8.617 SPPG di daerah terpencil
- 82,9 juta penerima manfaat
Anggaran Superbesar
Program MBG dialokasikan anggaran sebesar Rp 335 triliun. Komposisi penggunaan anggaran per SPPG:
- 70 persen untuk pembelian bahan baku
- 20 persen untuk biaya operasional (termasuk gaji relawan)
- 10 persen untuk insentif mitra program
Stunting: Ukuran Sebenarnya Keberhasilan
Indikator utama keberhasilan program ini bukanlah jumlah SPPG atau besaran anggaran, melainkan penurunan angka stunting.
Saat ini, masih terdapat 12 provinsi dengan angka stunting tinggi . Sebagai gambaran, angka stunting di Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2024 masih berada di 27,3 persen, dengan target penurunan menjadi 19,88 persen pada 2025 dan 18 persen pada 2026 .
Para pengamat menekankan bahwa stunting tidak dapat diselesaikan hanya dengan pemberian makanan. Masalah sanitasi, kemiskinan, akses layanan kesehatan, pendidikan keluarga, serta ketersediaan air bersih juga menjadi faktor penentu .

Nanik S. Deyang: Harapan Baru atau Status Quo?
Penunjukan Nanik S. Deyang yang berasal dari internal lembaga menunjukkan bahwa Presiden tidak mengubah arah program MBG. Yang diubah adalah kepemimpinan dan metode pelaksanaannya.
Pemerintah memberikan tiga target utama kepada pimpinan baru BGN :





