Iklan
Kembali

NEGARA DITANGKAP DARI DALAM: CATATAN ATAS 4 SKANDAL

Bongkar Tanah Editor: 2 Minggu lalu Pojok Warta 186 views
NEGARA DITANGKAP DARI DALAM: CATATAN ATAS 4 SKANDAL

Negeri ini seperti dipaksa menonton 4 film dalam satu layar.

Film pertama: Seorang mantan pejabat tinggi penuntut umum ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola batubara. Ironis, karena ia dulunya duduk di garda depan pemberantasan kejahatan.

Film kedua: Listrik padam se-Sumatera. Rakyat panik. Tapi 24 jam kemudian Bareskrim keluar, buka data, dan bilang: Tidak ada sabotase. Selesai. Rapi.

Film ketiga: Pemerintah dengan gagah mencabut 2.045 izin usaha di kawasan hutan. Tapi sampai hari ini, banyak dari perusahaan itu masih mengeruk tanah seperti tidak terjadi apa-apa.

Film keempat: Program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak, malah disusupi calo, perantara, dan mafia pengadaan.

Empat film, satu sutradara: kegagalan negara menjaga integritasnya sendiri.

Kecepatan yang Mempermalukan,

Yang paling menampar adalah kontrasnya.

Lihat PLN. Begitu padam, negara bergerak cepat. Data dibuka. Penyebab dijelaskan. Rakyat diberi kepastian. Kepercayaan publik pulih.

Sekarang lihat 3 lainnya.

Kasus batu bara: butuh waktu lama untuk sampai ke tersangka. Itupun setelah desakan publik. Kasus PKH: izin sudah dicabut di atas kertas, tapi di lapangan hutan tetap digunduli. Kasus MBG: proyek miliaran rupiah dijalankan tanpa transparansi data penerima dan alur dana.

Pertanyaannya sederhana: Mengapa negara bisa cepat untuk kabel putus, tapi lambat untuk uang negara yang hilang?

Jawabannya pahit: Karena di kasus PLN tidak ada orang dalam yang harus dilindungi. Di 3 kasus lain, ada.

Ketika Penjaga Jadi Maling

123 SelengkapnyaHalaman 1 dari 3

Artikel Terkait